Fungsi gelas ukur

Fungsi gelas ukur


Gelas Ukur.jpg

Fungsi gelas ukur adalah sebagai alat ukur volume cairan yang tidak memerlukan ketelitian yang tinggi, misalnya pereaksi/reagen untuk analisis kimia kualitatif atau untuk pembuatan larutan standar sekunder pada analisis titrimetri/volumetri.


Terdapat berbagai ukuran gelas ukur ini, mulai dari 5 mL sampai 2 Liter. Gelas ukur merupakan suatu alat yang di gunakan untuk mengukur volume larutan yang bentuknya seperti corong ataupun gelas yang mempunyai ukuran volume mililiter yang berfariasi.

Gelas ukur terbuat dari polypropylene karena ketahanan kimia yang baik atau polymethylpentene untuk transparansi, hal itu membuat gelas menjadi lebih ringan namun lebih rapuh dari kaca, maka tidak boleh digunakan untuk mengukur larutan/pelarut dalam kondisi panas. Perhatikan meniscus pada saat pembacaan skala. 

Perbedaan gelas ukur dan gelas kimia adalah, Gelas ukur sebagai alat ukur sedangkan gelas kimia adalah alat tampung. Penggunaan secara benar kedua gelas kimia ini akan sangat membantu Anda di laboratorium.

Cara menggunakan gelas ukur

Ada beberapa hal yang perlu diperhatikan saat melakukan pengukuran dengan alat ini, seperti:
  • Untuk mengukur volume larutan yang tidak berwarna, Anda harus memperhatikan batas meniskus cekung bagian bawah. Gelas ukur harus diletakan pada daerah yang datar dan meniskus dibaca sejajar dengan mata.
  • Untuk mengukur volume raksa, Anda harus memperhatikan batas meniskus cembung yang dilihat sejajar dengan mata dan meletakan gelas ukur pada bidang yang rata.

Cara membaca skala pada gelas ukur

Untuk membaca skala Gelas ukur angka pada gelas ukur lebih baik di letak.kan pada media yang sejajar(meja yang rata) posisi mata sejajar dengan permukaan larutan yag di tuangkan dan disesuaikan dengan ukuran yang tertera, sehingga akurasi ketelitian pada penglihatan lebih besar.

Kesimpulan

Gelas ukur adalah alat yang biasanya dipakai untuk mengukur takaran benda cair, bisa jaga untuk mengukur benda padat seperti tepung terigu, gula pasir, dan lain sebagainya. Gelas ukur berupa gelas tinggi dengan skala di sepanjang dindingnya.

Gelas ukur terbuat dari kaca atau plastik yang tidak tahan panas. Mempunyai fungsi untuk mengukur volume larutan tidak memerlukan tingkat ketelitian yang tinggi dalam jumlah tertentu.

Kami menjual berbagai alat glassware dan alat laboratorium lainnya, jika Anda membutuhkan peralatan dengan kualitas tinggi dan dengan penawaran yang bagus silahkan hubungi kami disini.
  • Telp                : 021 8690 6782
  • Fax                 : 021 8690 6781
  • Whats App     : 0816 1740 8900
  • Email             : sales@anm.co.id
  • Website          :  anm.co.id / Alatlabor.com

Apa itu Viscometer



Viscometer adalah Alat Laboratorium yang digunakan untuk mengukur Viskositas Fluida.Viskositas Fluida adalah tingkat kekentalan suatu cairan yang mengalir melalui pipa gelas (Gelas Kapiler).

Prinsip kerja Viscometer adalah bila ciran yang masukan ke dalam viscometer mengalir dengan cepat,maka viskositas cairan tersebut rendah (misalnya air). Tapi,jika cairan yang dimasukan kedalam Viscometer mengalir dengan lambat,maka viskositas cairan itu tinggi (misalnya madu).

Viskositas dapat diukur dengan menguur laju aliran cairan yang melalui tabung berbentuk silinder.
Ada beberapa Viscometer yang biasa digunakan untuk menentukan viskositas suatu cairan :
  • Viscometer Ostwald.
  • Viscometer Hoppler.
  • Viscometer Cup and Bo.
  • Viscometer Cone and Plate (Brookefield)


Kami adalah distributor yang menjual segala keperluan alat laboratorium, jika Anda memerlukan Viscometer atau alat laboratorium lainnya dengan kualitas terbaik, silahkan hubungi kami disini.

  • Telp               : 021 8690 6782
  • Fax                : 021 8690 6781
  • Whats App     : 0816 1740 8900
  • Email             : sales@anm.co.id
  • Website          : anm.co.id / Alatlabor.com

Pengertian, Fungsi, Penggunaan Burette Digital laboratorium

Burrete atau Buret adalah peralatan gelas laboratorium berbentuk silinder yang memiliki garis ukur dan penutup (sumbat) keran pada bagian bawahnya.Burette digunakan untuk meneteskan sejumlah cairan kimia dalam eksperimen yang memerlukan tingkat presisi yang tinggi, seperti pada eksperimen titrasi.



Burette memiliki dua jenis,yaitu burette analog dan burette digital.Dalam melakukan proses titrasi di laboratorium buret sangatlah dibutuhkan karena buret dapat meneteskan cairan hasil dari proeses pemisahan rekatan dalam cairan.Burette Digital memiliki kelebihan yang sangat berguna dalam melakukan eksperiment di laboratorium,yaitu burette digital memiliki tingkat presisi yang sangat tinggi. 

Burette Digital memiliki layar untuk menunjukan volume yang dapat digunakan untuk mendpatkan hasil presisi pada proses titrasi. Katup pedestal keselamatan baru memungkinkan jalur cairan dimatikan secara manual untuk mencegah pelepasan yang tidak disengaja. Akurasi dicapai dalam ± 0,2%, presisi lebih baik dari 0,1%, resolusi 0,04mL. Head bisa diputar 360 ° untuk keamanan dan kenyamanan operator. 

Unit akan mati secara otomatis tanpa kehilangan volume dititrasi sebelumnya. Bagian dapat dibongkar untuk sterilisasi atau autoklaf pada suhu 121 ° C. Unit ini didukung oleh baterai lithium 3.6v; Memungkinkan minimal 60.000 titrasi tiga menit. Termasuk 33mm, 38mm, dan 45mm adapter.

Fitur Burette Digital 

  • Volume kumulatif: naik hingga 99,99 mL
  • Reprodusibilitas: ± 0,1%
  • Pemasangan: Ukuran tutup 45 mm; juga cocok dengan leher botol 33-, 38-, dan 45 mm yang menggunakan adaptor
  • Bahan terbasah: gelas borosilikat, Teflon
  • Daya: baterai lithium (termasuk) memberi kekuatan 60.000 titrasi 3 menit


Tips Menggunakan Buret Analog


Dikarenakan tingkat presisi buret yang tinggi, kehati-hatian pengukuran volume dengan buret analog sangatlah penting untuk menghindari kesalahan sistematik. Ketika membaca buret analog, mata kita harus tegak lurus dengan permukaan cairan untuk menghindari kesalahan paralaks (perbedaan latar belakang yang tampak ketika sebuah benda yang diam dilihat dari dua tempat yang berbeda). 

Ketebalan garis ukur juga memengaruhi; bagian bawah meniskus cairan harus menyentuh bagian atas garis. Kaidah yang umumnya digunakan adalah dengan menambahkan 0,02 mL jika bagian bawah meniskus menyentuh bagian bawah garis ukur. Oleh karena presisinya yang tinggi, satu tetes cairan yang menggantung pada ujung buret harus ditransfer ke labu penerima, biasanya dengan menyentuh tetasan itu ke sisi labu dan membilasnya ke dalam larutan dengan pelarut.


Kami menjual berbagai peralatan Labthink dan alat laboratorium lainnya, jika Anda membutuhkan peralatan dengan kualitas tinggi dan dengan penawaran yang bagus silahkan hubungi kami disini.
  • Telp               : 021 8690 6782
  • Fax                : 021 8690 6781
  • Whats App     : 0816 1740 8900
  • Email             : sales@anm.co.id
  • Website         :  anm.co.id / Alatlabor.com

Gelas Ukur

Gelas ukur - Apakah Anda sudah pernah berkunjung ke laboratroium? atau Anda memang bekerja di laboratroium, jika memang belum kenal dengan gelas ukur mari simak penjelasan berikut ini.



Laboratorium atau yang biasa kita singkat dengan kata LAB, laboratroium adalah tempat khusus untuk kita melakukan suatu kegiatan yang berhubungan dengan percobaan kimia, penelitian biologi dan segala hal yang bersangkutan dengan IPA tapi laboratroium itu bergantung juga pada fungsinya, jika digunakan untuk melakukan percobaan kimia maka dinamakan Lab kimia, jika digunakan untuk melakukan kegiatan musik dinamakan Lab musik.

Laboratorium biologi dan kimia berfungsi untuk melakukan kegiatan seputar percobaan biologi dan kimia, dibalik kegiatan laboratroium tentunya memerlukan suatu peralatan, nah pada umumnya peralatan itu adalah peralatan gelas atau "gelasware", diantara peralatan glassware itu ada yang dinamakan Gelas ukur.

Gelas ukur adalah peralatan laboratorium yang berfungsi mengukur volume cairan. Gelas ukur berbentuk silinder dan terdapat garis penanda di samping gelas ukur untuk menunjukkan jumlah cairan yang bisa ditampung gelas.

Gelas ukur yang berukuran besar terbuat dari polipropilena karena bahan ini tahan dengan kimia atau polimetilpentena karena transparan, membuat gelas ukur tersebut lebih terang, kurang retak dibandingkan kaca. Polipropilena (PP) dapat dengan mudah dimasukkan dalam autoklaf berulangkali; namun, penggunaan autoklaf lebih dari 121 °C (250 °F) (tergantung pada formulasi kimia bahan: tingkat polipropilena komersil yang umum digunakan meleleh pada suhu diatas 177 °C (351 °F)), dapat membengkokkan atau merusak gelas ukur polipropilena, yang mempengaruhi keakuratan.

Gelas ukur tradisional I H N (A pada gambar) biasanya sempit dan tinggi sehingga dapat meningkatkan akurasi dan presisi pengukuran volume; memiliki plastik atau gelas dasar serta "cerat" untuk memudahkan menuangkan cairan yang akan diukur.
Sementara gelas ukur pencampur (B pada gambar) memiliki gelas dasar yang menyatu dan bukannya cerat, sehingga mereka dapat ditutup dengan sumbat atau terhubung langsung dengan elemen lain pada manifold[2] Dengan tipe gelas ukur ini, cairan yang telah diukur tidak dituangkan secara langsung, tetapi terkadang dikeluarkan menggunakan cannula. Gelas ukur dimaksudkan untuk dibaca pada permukaan cairan yang sejajar dengan mata, di mana pusat meniskus menunjukkan garis ukuran. Kapasitas khas dari gelas ukur adalah dari 10 mL sampai 1000 mL.

Penggunaan umum

Gelas ukur sering digunakan untuk mengukur volume cairan. Gelas ukur secara umum lebih akurat dan lebih presisi dibandingkan labu laboratorium dan gelas kimia, tetapi gelas ukur semestinya tidak dapat digunakan dalam analisis volumetrik;[3] alat-alat gelas volumetrik, seperti labu ukur atau pipet ukur, dapat digunakan, karena lebih akurat dan lebih presisi. Gelas kimia terkadang digunakan untuk mengukur volume padatan secara tidak langsung dengan mengukur kenaikan volume cairan dalam gelas ukur pada saat padatan tersebut dimasukkan.

Skala dan akurasi

Untuk akurasi volume pada gelas ukur digambarkan pada skala dengan 3 angka signifikan: silinder 100mL memiliki gradasi 1ml sedangkan silinder 10mL memiliki gradasi 0,1mL.
Terdapat dua kelas akurasi untuk gelas ukur. Kelas A memiliki akurasi dua kali akurasi kelas B.[4] Gelas ukur bisa memiliki skala tunggal atau ganda. Skala tunggal memungkinkan untuk membaca volume dari atas ke bawah (mengisi volume) sementara silinder skala ganda memungkinkan pembacaan untuk pengisian dan penuangan (skala terbalik).
Kalibrasi gelas ukur ada dua, yaitu:
  1. "untuk menampung" (bahasa Inggris: to contain) (menunjukkan volume cairan di dalam gelas ukur) dan ditandai sebagai "TC", atau
  2. "untuk memindahkan" (bahasa Inggris: to deliver) (menunjukkan volume cairan yang dituang, dengan menghitung sisa cairan yang tertinggal di silinder) dan diberi tanda "TD".[5] Dulu toleransi "untuk memindahkan" dan "untuk menampung" berbeda; namun sekarang sudah dianggap sama. Selain itu, simbol internasional "IN" dan "EX" cenderung lebih digunakan, bukan "TC" dan "TD".[6]

Pengukuran



Jika pembacaan dilakukan dan nilai volume terbaca sebesar 36.5 mL. Nilai yang lebih presisi adalah 36.5  0.5 mL atau 36.0 hingga 37.0 mL.

Untuk membaca volume dengan akurat, pengamatan harus dilakukan sejajar dengan mata dan pembacaan dilakukan pada meniskus bawah cairan.[7] Contohnya, pada gambar di bagian bawah halaman, sebuah gelas ukur 100mL digunakan untuk mengukur cairan. Silinder tersebut mengandung cairan dengan volume 60mL.


Alasan utama mengapa pembacaan volume dilakukan melalui meniskus adalah karena keadaan alami cairan yang berada di dalam ruang tertutup. Secara alami, cairan pada gelas akan tertarik ke dinding di sekitarnya akibat gaya molekular. Hal ini akan memaksa permukaan cairan untuk mengembang baik cembung atau cekung, bergantung pada jenis cairan pada gelas ukur tersebut. Pembacaan cairan pada bagian bawah cekung atau bagian atas cembung pada cairan sebanding dengan pembacaan cairan pada meniskusnya. Dari gambar, ketinggian cairan dapat dibaca pada bagian bawah meniskus, karena bentuk cairan yang cekung. Pembacaan yang paling akurat yang bisa dilakukan di sini berkurang hingga 1 mL karena pengertian pengukuran yang diberikan pada gelas ukur tersebut. 


Dari hal ini, kesalahan yang terbaca akan menjadi sepersepuluh dari angka terkecil. Misalnya, jika pembacaan dilakukan dan nilai yang terukur sebesar 36,5 mL. Galat, tambah atau kurang dari 0,1 mL, harus disertakan pula. Oleh karena itu, nilai yang lebih tepat sama dengan 36.5 0.1; 36.4 atau 36.6 mL. Karenanya, terdapat 3 angka signifikan yang dapat terbaca dari pengukuran gelas ukur tersebut.

Terima kasih telah mengunjungi web kami, jika Anda membutuhkan Piknometer atau alat laboratorium lainnya silahakan hubungi kami disini.

Untuk informasi harga dan pemesanan,silahkan hubungi bagian marketing kami ;
  • Telp : 021 8690 6782
  • Fax : 021 8690 6781
  • Whats App : 0816 1740 8900
  • Email : sales@anm.co.id
  • Website : http://www.anm.co.id

Fungsi Piknometer Alat Ukur Masa Jenis



Piknometer biasa juga dipakai untuk pengukuran material berpori seperti batuan, Sampel yang akan diukur massa jenisnya dihaluskan terlebih dulu sampai berbentuk serbuk. Dengan demikian pori-pori benar-benar hilang dalam sampel yang kini berbentuk serbuk tersebut.

Bagian-Bagian Piknometer

  1. Tutup piknometer, untuk mempertahankan suhu di dalam piknometer.
  2. Lubang
  3. Gelas atau tabung ukur, untuk mengukur volume cairan yang dimasukkan dalam piknometer

Cara Menggunakan Piknometer

  1. Lihat berapa volume dari piknometernya. biasanya ada yang bervolume 25 ml dan 50 ml.
  2. Timbang piknometer dalam keadaan kosong.
  3. Masukkan fluida yang akan diukur massa jenisnya ke dalam piknomeer tersebut.
  4. Kalau sudah pas volumenya, piknometernya ditutup.
  5. Timbang massa piknometer yang berisi fluida tersebut.
  6. Hitung massa fluida yang dimasukkan dengan cara mengurangkan massa pikno berisi fluida dengan massa pikno kosong.
  7. Setelah mendapat data massa dan volume fluidanya, kita dapat menentukan nilai rho/masssa jenis (ρ) fluida dengan persamaan: rho (ρ) = m/V=(massa pikno+isi) – (massa pikno kosong) / volume. Adapun satuan yang biasanya di gunakan yaitu massa dalam satuan gram (gr) dan volume dalam satuan ml = cm3
  8. Membersihkan dan mengeringkan piknometer.
Terima kasih telah mengunjungi web kami, jika Anda membutuhkan Piknometer atau alat laboratorium lainnya silahakan hubungi kami disini.

Untuk informasi harga dan pemesanan,silahkan hubungi bagian marketing kami ;
  • Telp : 021 8690 6782
  • Fax : 021 8690 6781
  • Whats App : 0816 1740 8900
  • Email : sales@anm.co.id
  • Website : http://www.anm.co.id

Fungsi Buret



Pengertian Buret - Buret adalah perangkat yang masih tergolong ke dalam glassware, burret ini berbentuk silinder dengan garis ukur dan sumbat atau penutup keran di bagian bawahnya  sehingga fungsi utama dari burret ini adalah untuk meneteskan sejumlah reagen cair dalam eksperimen yang memerlukan presisi salah satu contohnya saat titrasi . Buret memiliki akurasi yang sangat tinggi, buret kelas Amemilki akurasi hingga 0,05 cm3.

Tingkat Ketelitian Buret 
  1. Buret dalam Kelas A model ini terbuat dari bahan kaca yang mempunyai  tingkat  muai panjang yang sangat kecil karena itu  ketelitian model ini sangat tinggi dan digunakan dalam penelitian.. meski buret ini dapat langsung dipakai tanpa perlu dikalibrasi tetap dianjurkan untuk tetap dikalibrasi secara berkala.
  1. Buret Kelas B model ini memiliki ketelitian lebih rendah dari buret kelas A sehingga model ini digunakan saat kegiatan pendidikan.
Buret berdasarkan jenisnya 
  1. Buret yang tidak memiliki alat bantu (Polos)
  2. Buret Schellbach, buret dengan dinding dalam belakangnya ada dengan garis biru diatas dasar putih.
Buret Berdasarkan Ukuran
  1. Buret makro buret berkapasitasnya 50 ml dan skala hingga 0.10 ml
  2. Buret semimikro berkapasitas volume 25 ml dengan skala hingga 0.050 ml.
  3. Buret makro memiliki kapasitas volume 10 ml. Skala hingga 0.020 ml
Buret Berdasarkan tujuannya
  1. Buret basa untuk larutan yang bersifat basa contohnya NaOH, KOH. Model ini memiliki bagian ujung cerat karet dilengkapi bola kaca dan berfungsi seperti keran.
  2. Buret amberglas  untuk larutan yang mudah teroksidasi cahaya matahari contohnya larutan Kalium permanganat / iodium dan terbuat dari  kaca yang berwarna coklat atau gelap.
  3. Buret Universal bisa untuk semua jenis larutan termasuk yang bersifat basa dan asam, Cerat unungnya terbuat dari teflon.


Fungsi ASTM (cyilindrical shape)

Centrifuge Laboratorium,Centrifuge Conical Bottom,Glassware Laboratorium,Distributor Centrifuge,Peralatan Gelas Lab

ASTM


ASTM (cylindrical shape) Sentrifus merupakan alat yang digunakan untuk memisahkan organel berdasarkan massa  jenisnya melalui proses pengendapan. Dalam prosesnya, sentrifus menggunakan prinsip rotasi atau perputaran tabung yang berisi larutan agar dapat dipisahkan berdasarkan massa jenisnya. Larutan akan terbagi menjadi dua fase yaitu supernatant yang berupa cairan dan pellet atau organel yang mengendap. Peralatan sentrifus terdiri dari sebuah rotor atau tempat untuk meletakan larutan yang akan dipisahkan.  


Beberapa fungsi dari ASTM (cylindrical shape) :
  • memisahkan larutan dengan prinsip gaya sentrifugal, zat terlarut yang massanya lebih besar akan cenderung terlempar lebih jauh
  • untuk tempat bahan yang akan diendapkan dengan alat sentrifuge